Hari Kebangkitan Nasional: Saatnya Bangkit Jadi Bangsa Pemenang

kebangkitan nasional

20 Mei 1908 – 20 Mei 2014. 106 tahun Kebangkitan Nasional.

Tepat pada hari ini, 106 tahun lalu, Indonesia bersatu untuk bangkit dalam satu ikatan menuju satu tujuan. Merdeka dari penjajahan!

Berawal dari semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme dari kaum muda saat itu untuk melakukan perlawanan terhadap penjajahan dari Belanda. Para pemuda mengobarkan dan membakar api semangat rakyat Indonesia untuk berjuang melawan penjajahan di negeri sendiri, negeri tanah air tercinta. Diawali dengan pergerakan Budi Utomo yang menjadi lambang mulainya perlawanan kepada negara penjajah di tanah Indonesia.

Namun Kebangkitan Nasional yang sejatinya adalah titik bangkit negara kita ini hanya diperingati sebagai sebuah simbol sejarah semata. Peristiwa besar yang terjadi hari ini seolah-olah hanya menjadi sebuah cerita historis belaka dan tanpa makna. Perayaan Hari Kebangkitan Nasional tak lepas dari sebatas kewajiban untuk memenuhi penanggalan semata tanpa aksi-aksi setelahnya. Padahal jelas negara ini belum merdeka seutuhnya, walaupun usia Indonesia hampir memasuki 69 tahun sejak pembacaan proklamasi oleh Bung Karno.

Apa yang kita dapatkan dari setiap peringatan hari kebangkitan nasional setiap tahunnya? banyak kalangan masyarakat yang ditanya tentang hal ini, tetapi nyatanya mereka banyak tidak tahu. Peringatan hari kebangkitan nasional yang dilakukan setiap 20 Mei ini hanya sebatas pada upacara untuk mengenang semata, tidak terlihat adanya upaya lebih baik yang mengarah pada makna kebangkitan nasional negara Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan yang dialami negara ini.

Jika kita berpikir lebih mendalam, makna yang terkandung dari peristiwa sejarah Kebangkitan Nasional begitu sarat dengan nilai-nilai juang. Nuansa kebangkitan begitu kental dengan cara berpikir yang begitu luas. Terpenting sebenarnya adalah kita tak lagi berperang dengan senjata, tapi sudah dalam perang pemikiran dan strategi untuk merebut kebebasan dan kemerdekaan yang sebenarnya.

Ironisnya, saat kita lihat pun masyarakat banyak yang kurang paham dengan arti kebangkitan nasional sebenarnya. Apalagi jika ada insan usia sekolah lupa akan hari kebangkitan nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei setiap tahunnya. Padahal dalam pembelajaran di sekolah kebangkitan nasional ini menjadi suatu sejarah penting adanya negara Indonesia yang harusnya diamalkan oleh setiap warga negara ini. Mungkin sebagian orang berpikir bahwa hal itu wajar saja atau sudah biasa, namun jika kita melirik lebih jauh nantinya mau dibawa kemana negara ini 20 tahun, 30 tahun mendatang jika para siswa saat ini tidak tahu makna kebangkitan nasional. Karena pada hakikatnya peringatan kebangkitan nasional adalah untuk memaknai dan mengembangkan semangat untuk bangkit dari keterpurukan yang terjadi di negara Indonesia (saat ini).

Lalu, apa pelajaran yang kita dapat dari Hari Kebangkitan Nasional ini?

Pertama, Perubahan Besar yang Dimulai oleh Satu Orang. Kebangkitan nasional dimulai dari setiap jiwa yang ingin bangkit menuju hal yang lebih baik. Selanjutnya, Dorongan untuk Bangkit yang Dibentuk oleh Rasa Cinta. Serta, Cita-cita Luhur yang Harus Disebarkan.

Terakhir, Harapan untuk Indonesia ke depan. Indonesia adalah negara besar yang mempunyai penduduk cukup banyak di dunia. Tentunya juga banyak anak manusia yang butuh akan kesejahteraan secara merata. Harapan untuk Indonesia ke depan adalah diwujudkannya keadilan dan kedaulatan untuk seluruh titik di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Semoga Indonesia bisa maju di masa yang akan datang dan bangkit menjadi bangsa pemenang. Aamiin!

=====

Ditulis oleh Hafis Alrafi Irsal | @hafisalrafi

SMA Negeri 1 Padang

pin2014

Event Pekan Informasi Nasional kembali digelar. Provinsi Sumatera Barat mendapat kepercayaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk berindak sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Pekan Informasi Nasional (PIN) ke-6.

PIN yang pada tahun sebelumnya diselenggarakan di kota Medan Sumatera Utara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, apresiasi masyarakat dan pemberdayaan masyarakat terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Perkembangnya dunia ICT yang semakin pesat mau tidak mau memberikan semangat untuk ikut dalam percaturan nasional maupun global. Kita diminta untuk meningkatkan kompetensi diri dalam menerima setiap kemajuan teknologi dan informasi yang datang. Maka masyarakat utamanya generasi muda diminta peran sertanya untuk ikut dalam percaturan tersebut.

Seiring dengan tujuan dan gambaran di atas dalam pelaksanaan PIN ke-6 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei ini nantinya akan melibatkan Dinas-dinas, instansi atau lembaga terkait seperti pemerintah, lembaga non-pemerintah, swasta, komunitas maupun LSM dan tentunya juga peran serta masyarakat luas.

Nantinya masyarakat akan bebas memilih kegiatan apa yang akan mereka saksikan atau ikuti. Di antara kegiatan tersebut adalah Festival pertunjukkan rakyat, pagelaran media tradisional, sarasehan, pertunra dan KIM, bidan aplikasi teknologi informasi (lomba blogger & animasi), bidang pameran teknologi informasi, postel dan penyiaran, bidang parade budaya nusantaradan marching band dsb.

Kegiatan-kegiatan ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan antusiasme warga terhadap PIN, menambah pengetahuan generasi muda akan dunia ICT serta menambah kepedulian masyarakat akan potensi sosial budaya yang mereka miliki.

About Hafis Alrafi

Hafis Alrafi Irsal, usually called Hafis.
This entry was posted in Article and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s