Secangkir Kopi dan Perasaan yang Bersamaku Ketika Sunyi

Secangkir kopi

Bandung semakin dingin, malam pun berganti menuju pagi. Secangkir kopi hangat dan bacaan yang menarik tetap membuat gelap ini terasa menyala. Akhir-akhir ini Bandung lagi musim hujan yang tidak dapat ditebak kapan turunnya dan kapan redanya. Persis seperti perasaan seseorang yang datang ketika ingin dan pergi ketika sudah.

Gokil ga tuh pembukaannya wkwk. Malam ini gw mau ngebahas tentang kopi. Tadi gw abis nonton lagi film Filosofi Kopi 2 : Ben & Jody. Sebenernya gw udah nonton film ini waktu baru rilis di bioskop Juli lalu. Tapi ntah kenapa tadi pengen nonton ini lagi karena bagi gw di film ini banyak kata2 yang gw suka apalagi ngelibatin kopi.

Btw gw udah suka kopi sejak 2013, kala itu gw masih SMA. Jadi, kira2 udah 4 tahun gw bersama kopi yang selalu nemenin malem gw menjadi lebih hangat dan menyala. Awalnya gw niat minum kopi sekadar buat bisa begadang untuk belajar atau ngerjain tugas sekolah. Namun, hari berganti hari, bulan demi bulan, dan tahun pun berganti, akhirnya kopi menjadi bagian yang ga bisa gw pisahkan di setiap malamnya. Terasa ada yang kurang jika pada malem itu gw ga nikmatin secangkir kopi.

Di film Filosofi Kopi 2, gw menemukan makna sejati dari kopi itu sendiri, “karena ada hal yang lebih penting daripada sekadar menyeduhnya yaitu menanam kopi”. Film yang merupakan sekuel dari film pertamanya ini, memberi kesan kepada kita bahwa setiap kopi yang tersaji di meja kita itu berasal dari para pemulia benih kopi (petani kopi) yang dengan penuh cinta menanam dan merawatnya hingga menjadi biji kopi. Hal lain yang juga disampaikan dalam film ini yaitu suatu pesan kepada pecinta sekaligus penikmat kopi bahwa dalam membuat setiap cangkir kopi akan ada perasaan yang terlibat di dalamnya.

Filosofi Kopi (Sumber: duniaku.net)

“Karena buat saya bikin kopi itu meditasi, bukan matematika” – Ben, Filosofi Kopi 2

Kopi juga tidak hanya sekadar minuman sesaat, tapi lebih dari itu kopi sejatinya untuk dinikmati bukan hanya diminum. Di akhir film ini, si Ben (Chicco Jerikho) menyampaikan satu hal bahwa ada satu filosofi yang ga pernah ditulis tapi selalu ada dalam setiap cangkir kopi, “Setiap hal yang punya rasa selalu punya nyawa”.

Iklan

SBMPTN vs UN, Apa Bedanya sih?

Halo temen-temen kelas 12, berhubung saat ini udah memasuki semester baru maka kalian para kelas 12 harus siap secara mental dan strategi menghadapi hiruk-pikuk tingkat akhir SMA. Kali ini saya ingin membahas satu hal penting yang bagi anak kelas 12 masih sering miskonsepsi dan baru sadar di akhir tahun alias telat paham. Yup, sesuai judulnya apa sih bedanya ujian SBMPTN dibanding dengan ujian UN? Sebelum masuk ke pembahasan, bagi kalian yang ingin liat cerita saya masuk PTN imipian saya, cek tulisan saya sebelum ini.

Oke kita masuk ke pembahasan topik. Kalian para kelas 12 udah tau gak ujian apa aja yang bakal kalian hadapi di kelas 12 ini nantinya? Ya, ada tiga ujian besar yang akan kalian hadapi (mungkin lebih, opsional). Ujian apa aja sih emangnya? Pertama, jelas Ujian Nasional (UN) yang kalian semua udah tau dan pastinya udah mulai was-was dengan ujian ini. Lalu yang kedua ada ujian masuk perguruan tinggi negeri, atau yang sering disebut dengan ujian SBMPTN. Ketiga, ada ujian Mandiri masuk perguruan tinggi. Nah pada kali ini, yang mau saya bahas adalah tipe ujian pertama dan kedua, tapi mungkin nantinya juga merembes ke bahasan ujian ketiga. Ready? Continue reading “SBMPTN vs UN, Apa Bedanya sih?”

Perjuangan Menuju Kampus Impian (STEI ITB 2016)

Poster semangatku untuk menuju kampus yang aku impikan. (Credits: http://www.keepcalm-o-matic.co.uk/)
Poster semangatku untuk menuju kampus yang aku impikan. (Credits: http://www.keepcalm-o-matic.co.uk/)

Cerita perjalanan sebuah perjuangan ini dimulai sekitar dua tahun lalu (puncaknya satu tahun yang lalu). Saat itu aku berada pada tingkatan tertinggi di sekolah menengaah pertama (baca: kelas 12). Aku memulai kelas 12 tanpa pemahaman yang mendalam tentang bagaimana perjuangan masuk kampus impian itu. Aku hanya sekadar ‘ingin’ tanpa usaha yang konkret, atau bahasa yang mudahnya ‘masih mengikuti arus’. Continue reading “Perjuangan Menuju Kampus Impian (STEI ITB 2016)”

“A Smooth Sea Never Made a Skilled Sailor”

a-smooth-sea-never-made-a-skilled-sailorDalam hidup tentu ada kalanya kita berada di atas dan ada pula kala kita berada di bawah. Namun kebanyakan orang lupa diri saat berada di atas dan penuh keluh kesah saat dirinya terdampar di bawah. Ingatlah jika dalam hidup tidak ada naik dan turun, itu artinya kamu mati! (If there is no ups and dows in life, it means you are dead).

Tentunya kita semua pernah berada di posisi ‘bawah’ dalam hidup kita. Merasa paling gagal, tidak diberi rizki, dan menganggap hidup ini terlalu kejam. Wahai saudaraku, jika kalian berada pada posisi itu bertenanglah dahulu. Jangan langsung mengeluh, bersedih hati, dan gundah gulana. Sebagai pribadi yang cerdas, kita melihat sebuah kegagalan sebagai suatu jatah dalam hidup kita untuk melihat dunia lebih luas lagi, sebagai intropeksi diri, dan sebagai bagian dalam hidup kita untuk menata kembali strategi menjalani kehidupan.

Kita tidak pernah tau rahasia Yang Mahakuasa. Namun, percayalah kalian bahwa apa yang Ia rencanakan kepada kalian jauh lebih mulia daripada apa yang terencana oleh diri kita. Sejatinya, kita hanya Ciptaan-Nya. Tentu, Sang Desainer terbaik akan sempurna dalam menyusun skenario hidup kita. Maka dari itu jika kita sedang dalam fase diuji, maka bersabarlah dan jika kita sedang dalam kebahagiaan, bersyukurlah. Percayalah, pemilik jagat raya ini tidak akan memberi ujian kepada kita di luar batas kemampuan kita. Ujian yang kita rasakan hari ini hanya sebagai bahan untuk mengasah dan menempa diri kita lebih baik lagi.

A smooth sea never made a skilled sailor. Habis gelap terbitlah terang. Sesungguhnya, setelah kesulitan ada kemudahan. Dan ingat, janji Allah itu benar!

Ayo, Indonesia Genggam Internet!

internet

Internet merupakan suatu hasil kecanggihan teknologi yang dapat menghubungkan seseorang dengan segala titik di dunia. Manfaat internet telah menyentuh hampir semua sisi kehidupan manusia. Kini ada banyak sekali hal yang semakin mudah dilakukan berkat adanya internet. Namun masih ada jutaan orang Indonesia belum mengenal dan merasakan manfaat internet.

Selain banyak manfaatnya, internet juga punya banyak dampak negatif. Dampak negatif ini sering diberitakan di berbagai media. Tak heran, banyak orang-orang yang belum mengenal internet dan menganggap kalau ‘makhluk’ satu ini hanya membawa dampak negatif. Tak jarang banyak orang tua yang mengomel karena anaknya gemar menelusuri internet.

Dilansir dari detik Inet, Masyarakat Indonesia yang menggakses internet secara reguler hanya 27%. Sedangkan 73% belum melek internet alias buta internet.

Jadi bagaimana cara memberantas buta interent? Bagaimana cara menurunkan angka 73% (buta internet) tersebut? Continue reading “Ayo, Indonesia Genggam Internet!”